Bulan Puasa, Pedagang Diminta Tak Naikkan Harga Kebutuhan Pokok

Ilustrasi pasar/ Tribun

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan atau Aher mengimbau para pedagang untuk tidak menaikkan harga kebutuhan pokok menjelang bulan Ramadhan, kecuali jika persediaan kebutuhan pokok berkurang namun permintaannya tinggi.

“Jika tidak ada faktor yang mengharuskan naik, saya imbau kepada para pedagang tidak menaikkan harga, kecuali ada faktor supply and demand atau hukum pasar. Manakala supply tetap, demand bertambah maka harga naik, apalagi kalau supply kurang dan demand bertambah, pasti harganya naik tinggi,” katanya, Senin (22/5/2017).

Pihaknya memastikan persediaan pangan atau kebutuhan pokok di Jawa Barat menjelang bulan puasa ini aman. “Insya Allah stok beras, gula, minyak, daging juga aman. Tinggal kita membangun kebiasan-kebiasaan yang baru,” tambahnya, dilansir Antara.

Selain imbauan untuk pedagang, dirinya juga meminta masyarakat untuk tidak konsumtif,  karena menurutnya tanpa seseorang berpuasa baik, selain tanda-tanda rohani, ada tanda-tanda fisik juga.

Aher menuturkan tanda rohani dan fisik seseorang yang berpuasa dengan baik adalah jumlah barang yang dimakan atau dikonsumsi jauh lebih sedikit dibandingkan sebelum bulan puasa.

Advertisement