Banjir di Tanzania, 10 tewas

Ilustrasi Banjir / floodlist
TANZANIA – Hujan yang terus mengguyur wilayah timur laut Tanzania, Tanga, selama sepekan  dan menyebabkan banjir yang telah menewaskan sedikitnya 10 orang  dan 20 lainnya luka-luka.

Komandan Polisi Daerah Tanga, Benediktus Wakulyamba,  mengatakan bahwa hujan juga telah menyebabkan lebih dari 200 orang kehilangan tempat tinggal di wilayah tersebut, karena  12 rumah telah  hanyut oleh air, dan 268 rumah masih terendam banjir.


Meskipun seharusnya menjadi berkah bagi sektor pertanian Tanzania, hujan lebat yang terus berlanjut telah menimbulkan malapetaka di banyak bagian negara tersebut, membanjiri jalan, menenggelamkan rumah, dan menghancurkan peternakan.

Dilansir Xinhua, Senin (22/5/2017), Seminggu yang lalu, jalan raya Dar es Salaam-Arusha terputus dan tidak bisa dilewati selama beberapa jam setelah terendam air di sekitar bagian Mombo dan Mkumbala di wilayah tersebut.

Laporan menunjukkan bahwa Lushoto tetap terputus dari negara lain setelah terjadi longsor akibat hujan di Pegunungan Usambara.

Awal bulan ini, Badan Meteorologi Tanzania (TMA) memperingatkan hujan lebat di wilayah timur dan pesisir Tanga, Morogoro, Dar es Salaam, Lindi, Mtwara dan Zanzibar karena efek dari Siklon Fantala di Samudra Hindia.


Advertisement