Kondisi Kesehatan Tahanan Palestina Memburuk, PBB Sudah Panggil Israel

Demonstrasi warga Palestina pada Israel/ reuters
YERUSALEM – Perserikatan Bangsa-Bangsa telah memanggil Israel untuk memperbaiki kondisi bagi orang-orang Palestina dalam tahanan, yang telah melakukan pemogokan makan selama 40 hari.

Lebih dari 1.500 narapidana melancarkan aksi sejak 17 April untuk mendesak penahanan administratif dan kurungan isolasi, serta kunjungan keluarga yang lebih lama dan lebih teratur, sambungan telepon  dipasang di penjara dan perawatan kesehatan yang lebih baik.

Protes terus berlanjut tanpa resolusi dan kesehatan ratusan tahanan yang berpartisipasi mulai memburuk secara signifikan, Zseperti diungkapkan Zeid Ra’ad Al Hussein, komisaris tinggi PBB untuk hak asasi manusia, mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu (25/5/2017).

“Saya sangat khawatir dengan laporan tindakan penghukuman oleh pihak berwenang Israel melawan pemogokan kelaparan, termasuk akses terbatas ke pengacara dan penolakan kunjungan keluarga,” kata Zeid, dilansir Aljazeera, Kamis (26/5/2017).

Zeid mengatakan hak tahanan untuk mengakses pengacara adalah perlindungan mendasar dalam hukum hak asasi manusia internasional yang seharusnya tidak pernah dibatasi.

“Berbagai badan internasional telah berulang kali meminta Israel untuk mengakhiri praktik penahanan administratif. Tahanan tersebut harus dituduh melakukan pelanggaran dan diadili sesuai dengan standar internasional, atau segera dilepaskan,” katanya.

Pemogokan kelaparan terbuka merupakan salah satu yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir yang dipimpin oleh pemimpin Fatah pimpinan Marwan Barghouti.

Advertisement