GAZA – Wartawan di Gaza berkumpul menggelar aksi solidaritas terhadap teman media, Ahmad Al-Khotib yang ditangkap intelijen Otoritas Palestina di Ramallah sejak beberapa hari yang lalu. Mereka minta agar yang bersangkutan segera dibebaskan, demikian Stasiun televisi Al-Aqsha, Senin (03/7/2017)
Para wartawan mengecam penangkapan tersebut dan meminta agar ia segera dibebaskan dari penjara.
Direktur kantor infopalestina di Gaza, Razaq Garabili mengungkapkan, ditengah kebijakan pemerintah Otoritas Palestina yang menutup sejumlah situs dan kantor berita Palestina menegaskan, kebijakan pemerintah Otoritas Palestina tak bisa dipahami dan sangat disayangkan dalam menghadapi permasalahan, terutama dalam menghadapi kebebasan pers.
Ia mengatakan, saya kira Palestina takkan menerima hal ini. Dan kondisi ini akan mengungkap wajah aseli mereka ke dunia internasional.
Di sisi lai, direktur televisi Al-Aqsha, Muhammad Tsuroya menekankan, penangkapan Khotib adalah upaya mengekang kebebasan media dan pemberangusan terhadap kebebasan pers dan wartawan. Dukungan ini juga diberikan untuk menegaskan, bahwa pers tidak lah jahat dan bukan suatu bentuk kejahatan.
Sebelumnya, aparat intelijen Ramallah menangkap wartawan Ahmad Khotib juru kamera stasiun televisi Al-Aqsha asal Nilin, Sabtu sore (1/7) atas pekerjaanya mengungkap berita.





