AS Desak Myanmar Berikan Akses Kemanusiaan di Rakhine

Ilustrasi Pembakaran rumah rohingya/ AP

WASHINGTON – Amerika Serikat menyatakan keprihatinannya tentang krisis di Myanmar dan mendesak pihak berwenang untuk mengizinkan akses kemanusiaan ke negara Rakhine karena kekerasan terhadap minoritas Muslim Rohingya terus berlanjut.

Pengungsi yang tiba di kamp-kamp yang sudah penuh sesak di negara tetangga Bangladesh, banyak yang kelelahan dan sangat lapar, telah membawa kisah mengerikan dimana pembunuhan, pemerkosaan dan pembakaran yang meluas.

“Ada pemindahan populasi lokal yang signifikan menyusul tuduhan pelanggaran hak asasi manusia yang serius, termasuk pembakaran massal di desa Rohingya dan kekerasan yang dilakukan oleh pasukan keamanan dan juga warga sipil bersenjata,” kata juru bicara Departemen Luar Negeri Heather Nauert kepada wartawan, Kamis (8/9/2017), dikutip Aljazeera.

“Kami kembali mengecam serangan mematikan terhadap pasukan keamanan Birma, namun bergabung dengan masyarakat internasional untuk meminta pasukan tersebut untuk mencegah serangan lebih lanjut terhadap penduduk lokal.” tambahnya.

Advertisement