
WASHINGTON (KBK) – Akhirnya ancaman bom yang membuat sekolah diliburkan di Los Angeles diyakini sebagai ancaman palsu.
Seorang anggota DPR dari Fraksi Demokrat Adam Schiff, menyampaikan hal itu setelah bertemu dengan Komite Intelijen, Selasa sore (15/12/2015).
“Penilaian awal adalah bahwa itu adalah tipuan atau sesuatu yang dirancang untuk mengganggu distrik sekolah di kota-kota besar,” kata Adam Schiff, Anggota Fraksi Demokrat di DPR.
Sebelumnya dikabarkan sekitar 640.000 siswa di Los Angeles diliburkan karena sekolah mereka sedang dalam ancaman.
Di hari yang sama Selasa, pihak berwenang di New York City juga menerima ancaman serupa, tapi mereka segera menyimpulkan bahwa ancaman itu tipuan.
“Tidak ada yang kredibel dengan ancaman itu. Bagi saya ini sangat aneh,” kata Walikota New York, Bill de Blasio kepada wartawan, Selasa (15/12/2015).
Seperti dilansir Xinhua, Rabu (16/12/2015), ancaman bom kembar terhadap sekolah di Los Angeles dan New York terjadi setelah kurang dari dua minggu 2 orang bersenjata menembak mati 14 orang dan melukai 21 orang di Pusat Pelayanan Sosial, California Selatan.




