Sampit Berpotensi Diguyur Hujan Es

Ilustrasi Butiran es di kaki Gunung Dempo, Pagaralam, Sumatera Selatan/ Koran Sindo

SAMPIT – Potensi hujan lebat disertai angin kencang, bahkan hujan es diperkirakan dapat terjadi kembali di Sampit, Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah.

Menski demikian menurut  Kepala BMKG Stasiun Haji Asan Sampit, Nur Setiawan, potensinya kecil.

Sebelumnya, fenomena hujan es  terjadi Jumat sore (20/10/2017) dan masih menjadi perbincangan masyarakat Kotawaringin Timur . Hujan es sempat terjadi di RT 78 Desa Sebabi Kecamatan Telawang selama sekitar 15 menit pada pukul 15.00 WIB, disertai angin kencang.

Hasil evaluasi BMKG, Nur Setiawan menyebut berdasarkan pantauan dari citra satelit, pertumbuhan awan hujan di langit Desa Sebabi dimungkinkan terjadi hujan es antara pukul 15.30 hingga 16.00 WIB.

Beberapa saat sebelumnya, BMKG bahkan sudah mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca buruk berupa hujan deras disertai petir, kilat dan angin kencang di sejumlah wilayah, termasuk Kecamatan Telawang dan sekitarnya. Prakiraan itu ternyata memang terjadi.

Citra satelit menunjukkan terjadi pertumbuhan awan Cb atau Cumulunimbus yang sangat cepat. Awan Cb tersebut diperkirakan sangat rendah sehingga pada saat mancapai titik jenuh maka butiran atau kristal-kristal es di dalam awan Cb jatuh ke permukaan sebelum sempat terjadi perubahan fase menjadi butiran air hujan.

“Salah satu penyebabnya adalah geografis daerah perbukitan yang memungkinkan terjadinya hujan es. Hal ini dikarenakan ketinggian dasar awan Cb yang terbentuk bisa sangat rendah terhadap permukaan tanah,” jelasnya, dikutip Antara.

Sementara itu, Ketua Badan Pertimbangan Desa Sebabi, Desha hujannya sekitar 15 menit, tapi hujan es itu paling sekitar satu hingga dua menit.

Hujan es menjadi fenomena yang cukup unik dan masih diperbincangkan masyarakat setempat karena sangat jarang terjadi. Namun menurut Desha, hujan es juga pernah terjadi di desa itu pada tahun 1968 silam. Sama seperti Jumat sore, hujan es saat itu juga hanya terjadi sebentar.

Advertisement