BANDUNG – Banjir kembali menerjang kawasan Bandung Selatan pada Rabu (8/11/2017) hingga kini akibat hujan yang tak berhenti dari Rabu malam hingga Kamis dini hari.
Peningkatan debit air di aliran Sungai Citarum kembali meningkat seiring dengan tingginya hujan, dan sebanyak 1.567 rumah warga kembali tergenang banjir, setelah sempat surut pada Rabu siang.
Dilansir PR, di Kampung Bojongasih, Desa Dayeuhkolot, Kecamatan Dayeuhkolot, BPBD Kabupaten Bandung menerjunkan beberapa perahu karet untuk melakukan evakuasi warga. Mereka memprioritaskan pelajar, kalangan lanjut usia, dan anak-anak.
Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kabupaten Bandung, Toni Suryana, mengatakan bahwa mereka berupaya agar aktivitas warga tidak terganggu banjir. Personel BPBD menyisir dari gang ke gang di permukiman penduduk terdampak banjir.
Berdasarkan hasil assesment BPBD Kabupaten Bandung, akibat banjir yang kembali meninggi itu, jumlah warga terdampak banjir terus meluas dibanding kemarin. Data hingga Kamis 9 November 2017 pagi, sebanyak 1.567 rumah tergenang.
Ketinggian permukaan banjir yang menggenang rumah warga bervariasi. Di wilayah Kecamatan Dayeuhkolot, banjir terparah menerjang Kampung Bojongasih RW 4 dengan ketinggian permukaan banjir mencapai 1,35 meter. Jumlah rumah warga yang terendam banjir di Kecamatan Dayeuhkolot mencapai 1.051 rumah.





