KM Marina Hilang, Baru 33 Penumpang Ditemukan, 3 Tewas

ilustrasi/ist

Sulawesi Tenggara-Kapal Motor (KM) Marina jenis fiber hilang kontak dalam perjalanan dari Pelabuhan Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara menuju Pelabuhan Bansalae, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Sabtu (19/12), pukul 16.00 Wita.

Tim Search and Rescue Kolaka, Sulawesi Tenggara, sampai Minggu (20/12) siang mencatat sebanyak 33 penumpang kapal cepat KM Marina ditemukan di Perairan Siwa, Kabupaten Wajo.

Semua penumpang yang ditemukan kini berada di RS Jafar Harun Kabupaten Kolaka Utara,” kata kepala Pos SAR Kolaka Akbar di Posko Basarnas Pelabuhan Kolaka, Minggu, seperti diberitakan Solopos.

Dari 33 penumpang itu, tiga orang di antaranya dinyatakan meninggal yakni dua anak balita dan seorang remaja berjenis kelamin perempuan. ”Yang meninggal dunia ini kami belum mengetahui nama dan asal mereka,” ungkapnya.

Akbar juga menjelaskan sesuai daftar penumpang yang ada di manifes penumpang berjumlah 116 penumpang. ”Kami sudah berangkatkan tim ke daerah itu untuk membantu evakuasi penumpang,” jelas dia.

 

Sebelumnya, tim penyelamat terkendala cuaca buruk saat melakukan penyisiran terhadap KM Marina jenis fiber tersebut.

“Kita bersama-sama kembali melakukan pencarian kapal sejak pagi dan sudah membagi tugas untuk menyisir di sekitar lokasi hilangnya kontak kemarin,” ujar Direktur Direktorat Kepolisian Perairan (Ditpolair) Polda Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat Kombes Pol Hari Sanyoto, di Makassar, Minggu.

Dia mengatakan, beberapa kendala yang dihadapi oleh Tim SAR yang melakukan penyisiran sejak pagi itu yakni ombak yang ketinggiannya lebih dari lima meter. Selain itu, cuaca buruk seperti hujan dan langit gelap juga mengadan tim pencari. Dengan kondisi itu, tidak ada kapal-kapal fiber ataupun kapal besar yang mampu ke laut.

KM Marina mulai berangkat dari Pelabuhan Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara menuju Pelabuhan Bansalae, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan sekitar pukul 11.00 Wita, Sabtu.

Kapal itu dihantam ombak besar dan sempat melaporkan ke Syahbandar Siwa sekitar pukul 16.00 Wita bahwa kapal itu kemasukan air akibat terjangan ombak besar.

Advertisement