TOMOHON – Aktivitas vulkanik Gunung Lokon dikabarkan meningkat sehingga radius bahaya Gunung Lokon ditetapkan 1,5 kilometer dari kawah.
“Tidak boleh ada aktivitas di radius yang disarankan pusat vulkanologi, mitigasi bencana geologi,” kata Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Lokon dan Mahawu di Kakaskasen, Kota Tomohon, Farid R Bina.
Dia mengatakan, radius bahaya ditetapkan agar tidak ada korban ketika terjadi letusan yang dipicu meningkatnya aktivitas vulkanis.
Hingga saat ini, status yang disematkan untuk gunung api aktif setinggi 1.580 meter di atas permukaan laut itu masih waspada (level II). “Kami masih melihat perkembangan kegempaan dan akan dievaluasi apakah akan dinaikkan statusnya atau tidak. Namun yang terpenting adalah tidak boleh melakukan aktivitas pada radius yang dilarang,” harapnya, dilansir Antara, Jumat (19/1/2018).
Farid mengatakan, peningkatan aktivitas kegempaan telah terekam sejak awal tahun baru dan mulai menunjukkan peningkatan signifikan sejak 13 Januari lalu.





