Jet Tempur Rusia Ditembak Pemberontak Suriah

IDLIB – Kementerian pertahanan Rusia mengatakan pemberontak Suriah telah menembak jatuh sebuah pesawat tempur Rusia di provinsi Idlib barat laut pada hari Sabtu (3/2/2018).

Pilot pesawat tersebut dilaporkan menggunakan kursi ejeksi setelah pesawatnya dilanda rudal pertahanan udara portabel yang dibawa manusia. Dia kemudian dibunuh saat pemberontak mencoba menangkapnya.

“Pilot tersebut berhasil melaporkan pengusiran di daerah yang dikuasai oleh militan Jabhat al-Nusra, namun kemudian dia meninggal dalam pertempuran dengan para teroris,” ungkap sebuah pernyataan dari menteri pertahanan Rusia.

Penebangan pesawat telah diklaim oleh Hay’et Tahrir al-Sham, yang biasa dikenal dengan nama Tahrir al-Sham. Kelompok ini dipelopori oleh bekas Front al-Nusra, yang dulunya merupakan cabang al-Qaeda di Suriah.

Tak lama setelah pihak berwenang Rusia mengeluarkan pernyataan ini, pesawat tempur melakukan lebih banyak serangan udara di wilayah di mana pesawat tersebut ditembak jatuh.

Menurut kementerian tersebut, setidaknya 30 orang tewas dalam pemboman tersebut, seperti dikutip Aljazera dari agen pers TASS.

Pesawat Rusia ditembak jatuh di atas provinsi Idlib, yang merupakan salah satu zona de-eskalasi yang didirikan di Suriah pada September lalu dalam upaya untuk mengurangi konflik tersebut.

Namun, pemboman dari pasukan pemerintah Suriah dan sekutu Rusia mereka terus berlanjut.

Rumah sakit, pasar dan toko roti di seluruh provinsi Idlib, yang diyakini merupakan daerah pemberontak terbesar yang tersisa di Suriah, telah terkena serangan udara pemerintah.

Puluhan ribu warga sipil telah meninggalkan daerah tersebut, yang merupakan rumah bagi lebih dari dua juta orang, kebanyakan dari mereka mengungsi.

Advertisement