PBB Ingatkan Kondisi Ghouta Timur Makin Tak Terkendali

Serangan Udara di Ghouta Timur, Kamis (8/2/2018)/ AA
SURIAH – PBB memperingatkan jika pemboman berat di Suriah  terhadap daerah kantong yang diduduki milisi menargetkan warga sipil dan harus segera dihentikan.

“Sangat penting untuk mengakhiri penderitaan manusia yang tidak masuk akal ini. Penargetan seperti itu terhadap warga sipil dan infrastruktur yang tidak berdosa harus dihentikan sekarang,” kata Panos Moumtzis, Koordinator Kemanusiaan Regional untuk Krisis Suriah dalam sebuah pernyataan.
 

Beberapa hari pemboman di Ghouta Timur, dekat Damaskus, telah membunuh ratusan orang, dengan satu monitor konflik tujuh tahun Suriah yang mengatakan bahwa setidaknya 77 orang telah meninggal di sana pada hari Senin saja. 

Diadakan oleh pemberontak sejak 2012, Ghouta Timur adalah kantong oposisi terakhir di sekitar Damaskus dan Presiden Bashar al-Assad telah mengirim bala bantuan ke sana dalam upaya nyata untuk merebutnya kembali. 

Moumtzis, yang organisasinya telah berulang kali meminta penghentian pertempuran di Ghouta Timur untuk memungkinkan makanan dan bantuan medis yang sangat dibutuhkan, mengatakan bahwa situasi kemanusiaan di daerah kantong pemberontak “tidak terkendali”. 

“Eskalasi kekerasan baru-baru ini merupakan gabungan situasi kemanusiaan yang sudah genting bagi 393.000 penduduk Ghouta Timur, banyak di antaranya mengungsi,” katanya, dilansir AFP.

Advertisement