Lewat Iklan Donald Trump Tetap Larang Muslim Masuk Amerika Serikat

Situs Donald Trump
Donald Trump. Foto:Al Jazeera

NEW YORK – Bakal calon presiden utama dari Partai Republik Donald Trump Senin (4/1/2016), waktu setempat menyiarkan iklan televisi pertamanya untuk kampanye Pemilu AS 2016 dengan menegaskan kembali seruannya mengenai larangan kepada muslim untuk masuk ke AS.

Iklan 30 detik itu akan disiarkan di Iowa dan New Hampshire mulai Selasa (5/1/2015). Iklan ini menghabiskan 2 juta dolar AS untuk sepekan menjelang pemilihan pendahulan pertama calon presiden dari kubu Republik.

“Para politisi lain berpura-pura soal terorisme, namun Donald Trump menyeru terorisme Islam radikal, itulah mengapa dia menyerukan penghentian sementara kaum muslim masuk ke Amerika Serikat,” demikian bunyi iklan kampanye itu.

Iklan itu dibuka dengan cuplikan video mengenai miliarder bakal calon presiden itu saat menyampaikan pidato, lalu beralih ke foto Presiden Barack Obama dan bakal calon presiden utama kubu Demokrat Hillary Clinton, kemudian menyebut keduanya bertanggung jawab atas pembantaian San Bernardino bulan lalu.

“Dia akan cepat memenggal kepala ISIS dan merebut minyak mereka,” kata suara pria dalam iklan itu. “Dan dia akan menghentikan imigrasi ilegal dengan membangun dinding di perbatasan selatan kita.”

Iowa adalah negara bagian pertama di AS yang memberikan suara untuk pencalonan presiden AS pada 1 Februari, disusul New Hampshire.

“Saya bangga sekali atas iklan ini, saya tak tahu apakah saya memerlukannya,” kata Trump.

Selama ini Trump mengaku membiayai dirinya sendiri untuk kampanye kecalonpresidenannya. Sebelum ini dia sudah melepaskan iklan radio dan akan merilis iklan radio barunya pekan ini dengan menampilkan Kathryn Gates-Skipper, perempuan marinir pertama yang berada pada operasi tempur, demikian AFP. – Antara

Advertisement