EROPA – Jumlah kematian terkait cuaca salju yang ekstrem di Eropa meningkat menjadi sebanyak 55 orang dan 21 korban terdapat di Polandia.
Kondisi cuaca tersebut membuat Organisasi Kesehatan Dunia mengeluarkan peringatan bahwa orang miskin, tunawisma dan migran akan paling terpukul oleh cuaca ekstrem.
“Mereka yang paling berisiko terkena penyakit terkait dingin termasuk orang tua, anak-anak, dan orang-orang yang memiliki penyakit kronis atau keterbatasan fisik atau mental,” katanya sebagai sebuah pernyataan, dilansir BBC.
Sementara Irlandia tetap bersiap menghadapi perkiraan hujan salju terberat dalam beberapa dasawarsa saat badai emma pindah dari selatan.
Penerbangan masuk dan keluar dari bandara Dublin dihentikan karena gangguan layanan yang diperkirakan akan berlanjut sampai Sabtu pagi.
Bandara di kota Jenewa, Swiss terpaksa ditutup pada hari Kamis pagi namun dibuka kembali setelah landasan pacu dibersihkan dengan menggunakan bajak salju.
Di Prancis, sekitar 2.000 pengemudi terdampar di jalan raya dekat kota Montpellier, dengan beberapa keluhan terjebak selama 24 jam.





