Rusia Blokir Pertemuan DK PBB Tentang Situasi HAM di Suriah

Ilustrasi Pasukan Suriah kepung Ghouta/ AFP
MOSKOW – Rusia  memblokir sebuah pertemuan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk membahas situasi hak asasi manusia di Suriah.

“Kami tidak melihat adanya pembenaran untuk pertemuan ini karena hak asasi manusia bukanlah subjek dalam agenda dewan keamanan,” kata Gennady Kuzmin, wakil permanen perwakilan Rusia untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, Senin (19/3/2018), dilansir Reuters.

Rusia adalah pendukung internasional terbesar Presiden Suriah Bashar al-Assad.

Perancis dan enam anggota lainnya telah menyerukan pertemuan untuk membahas krisis Suriah.

“Dewan kita perlu memiliki semua informasi yang diperlukan untuk memahami krisis yang sedang diperiksa, termasuk yang berkaitan dengan hak asasi manusia. Dan ini khususnya terjadi di Suriah, ”kata duta besar Prancis untuk PBB, Francois Delattre.

Kuzmin meminta pemungutan suara prosedural dan hanya delapan delegasi yang memilih untuk mengadakan rapat, satu angka pendek yang dibutuhkan.

China, Bolivia dan Kazakhstan memilih dengan Rusia untuk mencegah pertemuan tersebut, sementara Pantai Gading, Guinea Khatulistiwa dan Ethiopia tidak memilih keduanya.


Mereka yang memilih untuk mengadakan pertemuan bersama Prancis adalah Inggris, Swedia, Polandia, Belanda, Amerika Serikat, Peru dan Kuwait. Semua kecuali Kuwait kemudian mengadakan pertemuan informal di mana Zeid diharapkan untuk berbicara.
Advertisement