Kuasai 90 Persen Wilayah Ghouta, Rezim Suriah Masih Lanjutkan Serangan

Ilustrasi Pasukan Suriah kepung Ghouta/ AFP

SURIAH – Pasukan pemerintah Suriah dan Rusia telah merebut kembali lebih dari 90 persen daerah yang dikuasai pemberontak yakni Ghouta Timur. 

Sementara pasukan pemerintah masih terus melancarkan serangan ganas dan  mengancam akan melanjutkan serangannya jika pemberontak terakhir tidak pergi,  konvoi terbesar dari evakuasi Ghouta Timur tiba di Suriah baratlaut pada Selasa (27/3/2018).

Rusia dan rejim Suriah yang didukungnya dilaporkan mengancam akan melanjutkan serangan mereka jika pertikaian terakhir yang mencakup kota Ghouta utama Douma tidak menyetujui kesepakatan serupa.

Jaish al-Islam, faksi Islamis kuat yang memegang Douma, berharap pembicaraan dengan Moskow akan menghasilkan mereka tinggal di kota, bukannya bussed seperti pemberontak lainnya.

Namun negosiasi telah terhambat,  “Pada akhir pertemuan mereka Senin, Rusia memberi Jaish al-Islam dua pilihan: menyerah atau menghadapi serangan,” kata salah seorang dari mereka kepada AFP.

Jurubicara Jaish al-Islam Hamza Bayraqdar mengatakan perundingan itu untuk sebuah kesepakatan di mana kelompok itu meletakkan senjata beratnya sebagai ganti air dan listrik yang disediakan pemerintah kembali ke kota.

Dua kesepakatan telah melihat ribuan pemberontak, keluarga mereka dan warga sipil lainnya terlibat dalam pembantaian di distrik Ghouta ke Idlib, sebuah provinsi barat laut yang sebagian besar berada di luar kendali pemerintah.

Advertisement