Suriah Minta DK PBB Kutuk Serangan Israel di Pangkalan Udara Homs

SURIAH – Suriah telah memperingatkan tentang dampak berbahaya serangan Israel di wilayahnya, menekankan bahwa serangan baru-baru ini terhadap pangkalan udara di provinsi negara Arab Homs tidak akan mungkin terjadi tanpa dukungan besar AS.

Kantor berita resmi Suriah SANA melaporkan peringatan itu dibuat oleh Kementerian Luar Negeri Suriah dalam sebuah surat kepada sekretaris jenderal PBB dan presiden UNSC.

Dua pesawat tempur F-15 Israel melakukan serangan  udara di pangkalan udara T-4 di Homs pada hari Minggu yang menewaskan dan melukai beberapa orang.

Sistem pertahanan udara Suriah menembak jatuh lima dari delapan rudal yang ditembakkan.

Kementerian itu mencatat bahwa tindakan agresi Israel terhadap Suriah yang berulang kali gagal melindungi mitra dan agen rezim yang diwakili oleh kelompok-kelompok teroris dan mencegah tentara Suriah mencapai keuntungan melawan terorisme.

Kementerian Luar Negeri Suriah meminta DK PBB untuk mengutuk agresi Israel yang mencolok ini dan mengadopsi langkah-langkah ketat untuk mencegah serangan selanjutnya.


Sebelumnya, SANA melaporkan bahwa AS dicurigai meluncurkan serangan rudal di bandara militer T-4 di Homs setelah Presiden AS Donald Trump menjanjikan “harga besar”  atas apa yang dikatakannya sebagai serangan senjata kimia di negara Arab itu.

Media pemerintah Suriah kemudian melaporkan bahwa serangan mematikan itu dilakukan oleh pesawat tempur Israel.


Advertisement