AS Akan Pertimbangkan Opsi Militer untuk Rezim Suriah

Ilustrasi: Senjata Kimia.

WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mempertimbangkan opsi militer terhadap rezim Suriah di bawah Presiden Bashar al-Assad.

Hal tersebut dikatakannya setelah dia mengancam harga yang harus dibayar rezim Duriah setelah dugaan serangan kimia yang menewaskan puluhan orang di Douma.

AS, didukung Inggris dan Prancis, mengaku siap bergerak dengan atau tanpa dukungan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa mengenai isu serangan kimia di Suriah.

Dalam acara makan malam bersama sejumlah jenderal pada Senin (9/4/2018) malam, Trump mengatakan kepada awak media bahwa AS “memiliki banyak opsi militer dan kami akan segera menginformasikannya kepada kalian semua dalam waktu dekat.”

Sebelumnya Dubes AS untuk PBB Nikki Haley menegaskan bahwa “dunia harus melihat keadilan ditegakkan.”

“Sejarah akan mencatat apakah DK PBB akan menjalankan tugasnya atau gagal melindungi masyarakat Suriah,” ungkap Haley.

Sementara sejumlah diplomat PBB mengatakan AS mendorong adanya pemungutan suara atas kerangka resolusi mengenai isu Suriah.

Advertisement