BANJARNEGARA – Kepala Pelaksana Harian BPBD Banjarnegara Arief Rahman mengatakan hingga saat ini jumlah pengungsi yang ada setelah gempa 4,4 SR sekitar 526 KK.
Pengungsi tersebut tersebar di beberapa titik pengungsian, yaitu Desa Kasinoman, Kertosari, Plorengan, dan Desa Sidakangen.
“BPBD telah membuka posko darurat bencana gempa bumi Kecamatan Kalibening selama tujuh hari ke depan,” katanya.
BPBD, tambah dia, juga telah melakukan evakuasi warga korban bencana ke titik aman atau titik pengungsian. “Pos Pengungsian juga telah dibuka di empat desa yang dibagi beberapa titik di masing-masing desa,” katanya.
Sementara itu, berdasarkan analisis BMKG, sebagian wilayah Banjarnegara diguncang gempa bumi tektonik berkekuatan 4,4 SR. Gempa tidak berpotensi tsunami. Pusat gempa berlokasi di darat pada kedalaman 4 kilometer pada jarak 52 kilometer utara Kebumen.
BMKG melaporkan lokasi pusat gempa berada di darat yang diakibatkan oleh aktivitas patahan atau sesar lokal. Awalnya dilaporkan gempa kekuatan 4,2 SR dengan kedalaman 10 kilometer, tetapi direvisi 4,4 SR kedalaman 4 kilometer.





