SUBANG – Kebakaran menghanguskan sekitar 200 kios di Pasar Cipendeuy, Kecamatan Cipendeuy, Kabupaten Subang, pada Sabtu (5/5/2018) dini hari.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kabupaten Subang, Hidayat, mengatakan, pihaknya menerima laporan pasar tersebut terbakar sekitar pukul 01.20 WIB. Saat itu juga, empat regu dan lima unit armada damkar diterjunkan ke lokasi.
Akan tetapi, karena jarak pasar yang terbakar dengan markas damkar lumayan jauh, menyebabkan kios yang terbakar terus meluas.
“Total kios di pasar tersebut ada 400 unit. Setelah pendataan, ternyata yang terbakarnya sekitar 200 unit atau setengahnya,” ujar Hidayat, kepada Republika.co.id.
Akibat kejadian ini, ungkap Hidayat, kerugian ditaksir mencapai Rp 7 miliar. Sampai saat ini, material sisa kebakaran tersebut sedang dibersihkan petugas dan pedagang. Bahkan, para pedagang juga terlihat masih mencari-cari barang dagangan yang selamat dari amukan si jago merah.
Sementara itu, Udin Saripudin (48 tahun), salah seorang pedagang di Pasar Cipendeuy, mengatakan, dirinya sangat shock dengan kejadian kebakaran ini. Apalagi, seluruh dagangannya yakni pakaian, hangus dilalap si jago merah. “Baju dagangan saya ludes tak tersisa. Ini, cobaan terberat menjelang puasa,” ujarnya dengan wajah lesu.





