Lewat Bangkai Mammoth Diketahui Manusia Sudah Hadir di Antartika 45.000 Tahun Lalu

Lewat bangkai mammoth diketahui manusia sudah hadir di antartika 45.000 tahun lalu. Foto: AFP

WASHINGTON (KBK) – Bangkai mammoth yang beku sejak zaman prasejarah dengan tanda-tanda cedera senjata yang ditusukan manusia ditemukan ilmuan Rusia di Kutub Utara. Itu menandakan manusia sudah hadir 10.000 tahun lebih awal dari yang diperkirakan sebelumnya.

Hasil temuan tersebutkan diterbitkan dalam Jurnal Science Amerika Serikat (AS) edisi Jumat, (15/1/2016). Laporan itu menegaskan bukti awal kelangsungan hidup manusia di wilayah Arktik, dikira 45.000 tahun yang lalu, bukan 35.000 tahun yang lalu, seperti yang diduga sebelumnya.

Sisa-sisa mammoth berbulu dengan jenis kelamin jantan digali pada tahun 2012 oleh Alexei Tikhonov dan rekan-rekannya dari Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia. Fosil itu ditemukan dalam sedimen beku di tebing pantai timur Yenisei Bay, Arktik Siberia.

Melalui penanggalan radiokarbon tibia, tulang hewan dan bahan sekitarnya, para peneliti dapat menentukan usia mamoth itu berasal dari 45.000 tahun lalu.

Tulang mammoth dipamerkan, sejumlah bagian didapati cedera yang tidak biasa seperti di tulang pipi, tulang rusuk dan mandibula.

“Cedera itu kemungkinan karena senjata tajam yang ditusukkan manusia seperti tombak,” jelas peneliti.

Kerusakan juga terdapat dari gading yang ditemukan diawetkan, hal itu merupakan upaya manusia untuk memisahkan bagian luar gading dengan cara memotongnya.

“Dengan demikian, tulang mammoth tetap memberikan bukti yang mendukung keterlibatan manusia dalam kematiannya, menunjukkan juga bahwa manusia telah hadir di tengah Arktik Siberia sekitar 45.000 tahun yang lalu,” kesimpulan peneliti tersebut seperti dikutip KBK dari Xinhua, Sabtu (16/1/2016).

Advertisement