Tekanan Semakin Tinggi, Iran Tidak akan Ubah Kebijakan di Timur Tengah

Ilustrasi/ Reuters

TEHERAN – iran tidak akan meruban kebijakannya di Timur Tengah kendati tekanan terhadap Teheran untuk mengekang kegiatan-kegiatan regionalnya, semakin tinggi.

Menteri Luar Negeri Mohammad Javad Zarif mengatakan kepada televisi al-Jazeera Qatar,  “Iran tidak akan mengubah kebijakannya di kawasan itu karena sanksi dan ancaman AS,” al Jazeera, Senin (13/8/2018).

Pada bulan Mei, Presiden Donald Trump keluar dari perjanjian nuklir Iran tahun 2015 dengan negara-negara besar, mengatakan gagal mengatasi program rudal balistik Iran, kegiatan nuklirnya setelah 2025 atau perannya dalam konflik di Yaman dan Suriah.

Mulai Selasa pekan lalu sanksi AS mulai diberlakukan, salah satunya larangan pembelian dollar yang dapat membuat ekonomi Iran semakin memburuk.

Advertisement