JAKARTA – Akibat gempa yang terus menghantam Lombok, sejumlah tempat ibadah rusak. Melihat kondisi tersebut, Dompet Dhuafa melalui Corps Dai Dompet Dhuafa (Cordofa), hadir menginisiasi program TPQ (Tempat Pengajian Qur’an) Ceria, di masjid darurat, Dusun Sembaro, Kecamatan Gangga.
Untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap program tersebut, Cordofa mengajak pemuda setempat untuk terlibat mengajar bagi anak-anak di pengungsian.
“Saya merasa haru, karena setiap mereka melihat kami datang, adik-adik langsung berlari menghampiri untuk bersalaman. Kami berharap semangat ini terawat,” ujar Hardy Agusman, tim Cordofa yang menjadi PIC program tersebut di lapangan (21/8).
Azmi, salah seorang pemuda di Dusun Sembaro mengaku senang terhadap aksi Cordofa, pasalnya baru kali ini ia melihat pemuda-pemuda mau mengajarkan ngaji dan ibadah kepada anak-anak.
“Anak-anak trauma, kalau ada guncangan sedikit, mereka nangis. Saya kasihan, sampai sekarang tidak ada kegiatan di pengungsian. Makanya kami bersyukur sekali dengan adanya program tersebut. Mereka bahagia sekali,” ujar
Saat ini, kebutuhan utama untuk masjid darurat yaitu Al-Qur’an, iqro, koko, mukena, sarung, dan buku cerita untuk mengisi waktu luang mereka.





