MYANMAR – Pengadilan di Myanmar telah menunda putusan terhadap dua wartawan Reuters yang dituduh secara ilegal memiliki dokumen resmi dalam kasus yang telah menarik perhatian pada kebebasan pers.
Putusan dalam kasus Kyaw Soe Oo dan Wa Lone diperkirakan akan dijatuhkan pada hari Senin (27/8/20180 tetapi dijadwal ulang untuk 3 September.
Hakim yang mengumumkan penundaan itu mengatakan Hakim Ketua Ye Win tidak dapat hadir karena dia sakit sejak Jumat, sebagaimana dikutip Associated Press.
Kedua wartawan itu mengaku tidak bersalah melanggar Undang-Undang Rahasia Resmi era kolonial Myanmar, yang membuatnya terancam hukuman hingga 14 tahun penjara.
Mereka ditangkap pada bulan Desember dan telah ditahan sejak saat itu setelah pengajuan jaminan ditolak.





