Tak Hiraukan Sanksi AS, Turki Lanjutkan Kerjasama dengan Iran

Menlu Turki Mevlut Cavusoglu/ Anadolu

ANKARA – Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu mengatakan Ankara tidak akan menegakkan sanksi Washington terhadap Teheran dan akan melanjutkan perdagangannya dengan negara Timur Tengah.

“Kami tidak akan mendukung sanksi apa pun. Ya, tentu saja kami akan melanjutkan perdagangan dengan Iran, dengan Rusia, dengan yang lain. Turki adalah negara merdeka yang berdaulat. Jika ini adalah sanksi PBB  kami akan bergabung. Jika tidak, kami tidak , “Kata Cavusoglu, ketika ditanya apakah Turki berencana untuk bergabung dengan pembatasan AS yang menargetkan sektor minyak Iran.

Para Menteri Luar Negeri memberikan komentar setelah Presiden Recep Tayyip Erdogan mengatakan kepada Reuters sebelumnya pada hari Rabu bahwa Turki akan terus membeli gas alam dari Iran meskipun ada sanksi AS, seperti yang dilaporkan Sputnik News.

AS kembali memberikan  sanksi terhadap Iran pada Mei setelah Presiden Trump menarik AS dari Rencana Aksi Komprehensif Gabungan (JCPOA), atau Kesepakatan Nuklir Iran.

Trump mengatakan di Majelis Umum PBB pada hari Selasa bahwa “sanksi tambahan akan dilanjutkan pada 5 November, dan lebih banyak lagi akan menyusul.” Sanksi-sanksi itu diharapkan  menargetkan sektor minyak Iran.

 

Advertisement