WASHINGTON – Presiden Donald Trump mengancam akan memotong bantuan ke Honduras, jika pemerintah Honduras tidak menghentikan arus migran ke Amerika.
Pada Senin (15/10/2018) sebanyak 1.600 hingga 2.000 berangkat dari Honduras ke Guatemala dan berharap bisa tiba di Amerika. Mereka melarikan diri dari kekerasan dan kemiskinan di negara asal mereka.
Mereka sudah dua kali menerobos cegatan polisi yang dikerahkan untuk menghentikan mereka. Pertama di perbatasan, kemudian di kota Esquipulas, Guatemala.
Otoritas imigrasi Meksiko memperingatkan hari itu bahwa hanya migran yang memenuhi persyaratan akan diizinkan masuk ke negara itu.
Menurut Badan Pembangunan Internasional pemerintah AS (USAID), Amerika memberi sekitar $127 juta bantuan ke Honduras pada tahun 2016, ketika PDB negara itu sekitar $ 22 miliar, menurut Bank Dunia.
Dilansir VOA, Trump mengancam akan menarik bantuan untuk negara Amerika Tengah itu, setelah sekitar seribu rombongan migran berangkat dari sana menuju ke Amerika.





