
WASHINGTON – Delapan negara diberikan keringanan sementara dari sanksi AS yang diberlakukan kembali Senin (5/11/2018) pada sektor minyak Iran.
Delapan negara tersebut diantaranya China, Turki, Yunani, India, Italia, Jepang, Korea Selatan dan Taiwan, yang diberikan pengecualian yang akan memungkinkan mereka untuk terus mengimpor minyak mentah Iran.
Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan pengecualian dimaksudkan untuk memastikan pasar minyak terus dipasok dengan baik.
Iran adalah pengekspor minyak terbesar ketiga OPEC.
Diplomat top mengatakan masing-masing negara telah menunjukkan pengurangan signifikan dari pembelian minyak mentah Iran selama enam bulan terakhir, menambahkan dua dari delapan telah mengurangi impor minyak mentah Iran ke nol.
“Kami terus bernegosiasi untuk membuat semua negara menjadi nol,” katanya, dikutip Anadolu.
Pompeo dan Menteri Keuangan Steven Mnunchin bersama-sama mengumumkan hukuman ekonomi baru, yang diklaim oleh administrasi Donald Trump sebagai “aksi satu hari terbesar yang pernah menargetkan” Iran.
Selain sektor minyak Iran, tindakan AS menargetkan sektor pelayaran, pembuatan kapal, dan perbankan negara itu.



