Dirut Dompet Dhuafa : FOZ harus Rekomendasi Zakat Masuk Kurikulum

    BANDUNG Direktur Utama Dompet Dhuafa Filantropi drg. Imam Rulyawan mengharapkan CEO LAZ Forum dalam Indonesia Zakat Summit 2019 di Hotel Horison Bandung, 20 – 22 Desember 2018 merekomendasikan agar zakat masuk dalam kurikulum di sekolah dari TK sampai ke perguruan tinggi.

    ” Masa manasik haji saja bisa kenapa manasik zakat tidak?” kata Imam kepada KBK menjelang pertemuan CEO LAZ Forum, Sabtu (22/12/2018).

    Dikatakan Imam, kalau dari kecil sudah diajarkan tentang zakat tentu kesadaran berzakat dan peduli zakat akan bertambah di masyarakat kita.

    Persoalan kita, kata Imam, edukasi dan kampanye sadar berzakat itu.

    “Tanya saja para penerima beasiswa yang dibiaiyai oleh zakat dari LAZ, bisa jadi mereka menyembunyikan kalau Ia dibiayai kuliahnya dari zakat karena ia malu dianggap miskin. Padahal dana zakat yang disalurkan untuk dia bukan karena dhuafa atau miskin bisa saja dari hasnaf karena berjuang di jalan Allah atau Fi Sabilillah,” terang Imam.

    Untuk itu, lanjut Imam, FOZ perlu mendekati Diknas agar edukasi zakat lebih massive bisa masuk kurikulum dari TK s.d perguruan tinggi agar informasi zakat terkomunikasikan dengan baik dan benar serta massive.

    Advertisement