SEMARANG – Dompet Dhuafa Jawa Tengah menutup 2018 dengan membangun kembali tujuh Rumah Tumbuh diĀ Dusun Kalialang Baru, Sukorejo, Gunungpati.
Adapun ketujuh penerima manfaat Rumah Tumbuh tersebut yaitu : Suripto, Wahyu Lestari, Rujiyem, Sholeh, Sukini, Suroso, dan Rasid.
Rasid mewakili penerima manfaat lainnya menyampaikan rasa terima kasihnya telah dibangunkan kembali rumah yang lebih layak huni.
āAlhamdulillah, terimakasih sekali telah membantu membangun kembali rumah saya menjadi lebih layak. Sudah tidak kepikiran lagi kalau hujan dan bakal bocor,ā ungkap Rasid.
Sementara Herry Satriya Ahmadi, perwakilan dari LAZ Nurul Barqi Indonesia Power mengungkapkan, program Rumah Tumbuh merupakan program yang sangat bagus. Khususnya untuk masyarakat yang memang masih kesulitan membangun rumah yang lebih layak.
āRumah merupakan salah satu kebutuhan pokok. Tentunya kami sangat mengapresiasi program Rumah Tumbuh ini. Semoga kedepannya program tersebut dapat terus bergulir dan memberikan kebermanfaat untuk masyarakat,ā tambah Herry, dilaporkan Taufan dari Dompet Dhuafa.
Menurut Satria Nova, Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Jawa Tengah, di 2019 program Rumah Tumbuh akan terus berlanjut dan Insyaa Allah akan membangun hingga 20 unit rumah lagi untuk masyarakat kurang mampu.
“Tentunya program Rumah Tumbuh akan terus berlanjut dengan kerjasama yang lebih luas lagi dari berbagai pihak. Sehingga target tersebut dapat terwujud,ā pungkas Satria.
Tahun ini program Rumah Tumbuh bersinergi dengan beberapa perusahaan atau lembaga yaitu; LAZ Nurul Barqi Indonesia Power, Majelis Taklim Telkomsel (MTT), PP-BA KSO, dan juga PBMTI se-Kota Semarang. Selain dihadiri oleh penerima manfaat program Rumah Tumbuh, mitra-mitra yang ikut bersinergi dalam program tersebut juga turut hadir.





