Banten akan Bangun 1.033 Rumah Rusak akibat Tsunami

Tsunami yang menerjang Banten dan Lampung Selatan 22 Des. lalu menewaskan 429 orang dan ratusan bangunan rusak. jumlah korban diperkirakan masih banyak karena kemungkinan terkurung di reruntuhan bangunan atau terbawa arus ke laut.

BANTEN – Gubernur Provinsi Banten Wahidin Halim menyatakan pemerintah setempat akan membangun 1.033 rumah yang rusak akibat tsunami di Kabupaten Pandeglang.
ADVERTISEMENT

Menurut Wahidin, bantuan akan diberikan untuk seluruh warga tanpa memandang tingkat kerusakan rumahnya. Menurut dia, ada 717 unit rumah yang rusak total dan berat.

Untuk rumah rusak total, pembangunannya akan menggunakan dana APBD Pemprov serta dana rekonstruksi dari kementerian PUPR. Begitu pula untuk perbaikan rumah sedang dan ringan.

“Hunian sementara (Huntara) yang tersebar di berbagai wilayah, pembangunannya sudah dan sedang dikerjakan oleh Pemerintah Kabupaten Pandeglang,” ujar Wahidin.

SementaBupati Pandeglang Irna Narulita mengatakan, berdasarkan hasil validasi, saat ini ada sebanyak 1.033 rumah rusak, terdiri dari 209 rusak ringan, 115 rusak sedang, rusak berat 162, dan rusak total sebanyak 547. Sementara data pengungsi korban tsunami saat ini masih sekitar 2.645 jiwa dari 33 ribu pengungsi dari awal kejadian.

Jumlah itu merupakan data per tanggal 10 Januari. Korban tsunami di Pandeglang sebagian berdiam di Ponpes, tempat peribadatan, dan rumah keluarganya. Irna menyatakan, para pengungsi sudah tidak sabar menunggu huntara selesai.

“Sebanyak 100 unit huntara di Kecamatan Sumur sudah hampir terbangun, selanjutnya akan beralih ke Labuan,” ujar dia, dilansir Republika.co.id.

Advertisement