Makassar dan Gowa Dikepung Banjir dan Longsor, Dompet Dhuafa Gerak Cepat Bantu Evakuasi Warga

MAKASSAR – Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan membantu evakuasi korban banjir di wilayah Kota Makasar dan Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Tim diterjunkan sejak Selasa (21/1/2019) pagi dan  langsung mengevakuasi warga yang masih terjebak di rumahnya dengan menggunakan kapal karet, dan dialihkan ke tempat yang lebih aman.

“Tim sudah turun sejak pagi tadi dan sampai saat ini bentuk responnya adalah evakuasi warga keluar dari rumahnya ke tempat yang aman,” jelas Rahmat MH, selaku Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa cabang Sulawesi Selatan yang langsung terjun ke lapangan membantu evakuasi.

Selain itu, tim medis juga diterjunkan untuk menangani korban yang terluka. Dompet Dhuafa juga menyediakan armada ambulance untuk mengevakuasi korban yang mengalami luka dan memerlukan penanganan medis lebih lanjut.

“Selain melakukan evakuasi, tim Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan juga menyiapkan ambulance untuk membawa korban banjir ke klinik untuk penanganan medis,” tambah Rahmat, dikutip Zul dari Dompet Dhuafa.

Sementara itu data dari Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan, sejumlah kecamatan terdampak banjir dan longsor.

Banjir melanda Perumahan Gowa Mas Indah, Kelurahan Bonto, dan Desa Borongkaluku Galogoro, Kelurahan Bontoramba, Kecamatan Sumba Opu, yang ketinggian air mencapai 60 Cm.

Selain itu, di Perum Nusa Mapala Indah Kelurahan Pangkabinanga, Kecamatan Palangga, ketinggian air mencapai 1,2 Meter atau setinggi leher orang dewasa. Bahkan di Desa Billang, Kecamatan Manuju, Kabupaten Gowa, banjir mengakibatkan beberapa rumah warga terseret.

Selain banjir, bencana tanah longsor juga menyerang beberapa titik di wilayah Makassar dan Gowa. Seperti yang terjadi di Jl. Poros Malino Desa Lonjoboko Kecamatan Parangloe, dimana longsor menutup badan jalan. Hal yang sama juga terjadi di Jl. Dusun Mampua, Desa Datara, Kec. Tompobulu, Jl. Dusun Sarite’ne, Desa Bili-bili Kecamatan Bontomarannu, dan Jl. Dusun Lata Desa Pattallikang Kecamatan Manuju.

Longsor juga mengakibatkan lima unit rumah tertimbun di Campagogo Desa Bilanrengi, Kecamatan Parigi. Enam ekor sapi ternak warga dan satu unit mobil juga menjadi korban longsor di Dusun Bontosuro, Desa Bontomanai Kecamatan Bungaya.

 

Advertisement