Awan Panas Merapi Meluncur Lebih Jauh, 2.400 Jiwa Masih Tinggal di Daerah KRB

Ilustrasi Merapi/ Reuters

YOGYAKARTA – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY, Biwara Yuswantana  mengatakan sekitar 600 Kepala Keluarga (KK) masih tinggal di Kawasan Rawan Bencana (KRB) III yang berjarak 5-10 kilometer dari Gunung Merapi.

Berdasarkan data BPBD DIY, wilayah KRB III yang terdiri dari warga kawasan Cangkringan, Pakem dan Ngemplak ada sekitar 600 KK yang terdiri dari kisaran 2.400 jiwa.

Dari hasil informasi BPPTKG status Gunung Merapi menjadi waspada dengan telah terjadi luncuran awan panas pada pukul 18.28 WIB dan berpotensi hujan abu. Namun hingga saat ini tidak terjadi hujan abu di lereng Gunung Merapi.

“Tidak ada laporan terjadi hujan abu, namun kesiapsiagaan terus dilakukan. Meski demikian masyarakat diimbau tidak panik dan tetap waspada. Perlengkapan yang harus ada seperti menyiapkan masker dan sebagainya. Kami pantau aktivitas masyarakat di KRB III juga masih normal,” ujarnya, dilansir KR Jogja, Jumat (8/2/2019).

Biwara menambahkan secara prinsip kesiapsiagaan terus dilakukan. Komunikasi dengan BPBD kawasan terdampak seperti BPBD Sleman, Boyolali, Klaten dan Magelang terus intensif dilakukan melalui grup khusus untuk memudahkan serta cepat dalam berkomunikasi.

 

Advertisement