Banjir Lahar Dingin Gunung Agung akibatkan Desa Buara Giri Terisolir

Ilustrasi/Foto:IST

BALI – Hujan deras yang mengguyur lereng Gunung Agung, di Kabupaten Karangasem, Bali menyebabkan jalan di Kecamatan Bebandem tertutup lahar dingin, dan mengakibatkan warga di Desa Buaga Giri pun terisolasir.

Banjir lahar dingin juga  menyebabkan jalan yang menghubungkan empat dusun di Desa Buaga Giri, atau sekitar lereng Gunung Agung, terputus. Sehingga warga pun tak berani melintas, karena ketika banjir, aliran air sedang deras-derasnya.

Dipantau iNews, meski sudah surut, material banjir seperti pasir dan batu menutup jalan desa tersebut. Lahar dingin yang terjadi sepakan terakhir membuat separuh badan jalan ambles.

Masyarakat di sana kini masih berupaya membersihkan jalan agar dapat dilewati kembali. Mereka mendapat bantuan alat berat dari pengusaha galian C, yang beroperasi di hulu jalan.

Warga berharap pemerintah dapat memberikan solusi untuk warga. Pasalnya, apabila hujan di lereng gunung kembali deras, akses akan kembali tertutup. Apalagi status Gunung Agung yang masih aktif, potensi erupsi masih tinggi.

Empat dusun yang masuk dalam kawasan rawan bencana (KRB) III, berjarak sekitar lima kilometer dari kawah gunung dan jika erupsi kembali terjadi, warga khawatir proses evakuasi akan terkendala material banjir lahar dingin.

Advertisement