Bencana, Akibat Ulah Manusia

Heli MI-8 milik BNPB terperosok disapu banjir bandang di Lapter Adventist Doyo, Sentani, Minggu (17/3). Pembalakan hutan hutan lindung Cycloop yang terus berlangsung walau lahan kritis sudah terjadi pada 2015 menjadi penyebabnya.

PALING tidak dilaporkan 73 orang tewas dan 34 lainnya belum ditemukan akibat banjir bandang yang melanda sejumlah kawasan di Distrik Sentani, Kab. Jayapura, Papua, Minggu dinihari WIT.

Menurut Kapusdatin dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, selain merenggut puluhan nyawa, banjir bandang juga membuat empat ribu lebih warga mengungsi, 350-an bangunan rusak berat, 211 rumah terendam, tiga jembatan dan delapan drainase rusak.

Banjir terjadi akibat hujan ekstrim hingga 235 mm per jam yang mengguyur kawasan Sentani sejak Sabtu sore, sehingga sungai-sungai tidak mampu menampung luapan air karena sebagian dipenuhi longsoran tanah, pepohonan yang tumbang dan sampah.

Air mengalir deras dari arah Pegunungan Cycloop menuju sisi jalan penghubung antara Bandara Sentani dan Kota Jayapura sehingga menggenangi jalan tersebut di ruas Hawai.

Cycloop adalah salah satu cagar alam terbesar di Indonesia dengan luas kawasan hutan sekitar 31.480 Ha berfungsi sebagai pengendali pasokan air bagi warga Jayapura yang kini kondisinya kritis.

Perambahan hutan atau deforestrasi tanpa terkendali berlangsung sejak sekitar dua dekade lalu oleh warga yang berpindah dari sejumlah kabupaten ke sekitar kota Jayapura.

Mereka menebangi kayu hitam untuk dijadikan arang kemudian dijual ke warung-warung di Jayapura, padahal, sebagai kawasan cagar alam, Pegunungan Cycloop berfungsi sebagai konservasi flora dan fauna serta penelitian.

Kritis Sejak 2015
WWFI Program Papua juga sudah memantau adanya 1.500 Ha lahan kritis di kawasan Cycloop pada 2015 sehingga Pemda Jayapura menerbitkan Perda Perlindungan Kawasan Penyangga Cycloop.

Namun hampir lima tahun kemudian, aksi penggundulan hutan dan alih fungsi Cagar Alam Cyclooop terus merajalela walau sudah dilakukan patrol pengawasan untuk melaksanakan Perda terkait status kawasan tersebut.

Banjir bandang akibat intensitas curah hujan ekstrim yang berlangsung delapan jam menyapu kawasan permukiman dan Lapangan Terbang Adventist Doyo Sentani. Dilaporkan sebuah pesawat Twin Otter dan helikopter MI-8 milik BNPB terseret air bah.

Longsor di kawasan Cycloop sebelumnya terjadi pada 2013 merenggut nyawa seorang warga dan merendam perkampungan sekitar Danau Sentani yang meluap.

Banjir di Kota Jayapura pada 22 Feb. 2014 menewaskan delapan orang, kemudian di Kp. Nimbokrang, Kab. Jayapura (11 Jan, 2015) membuat 191 warga dievakuasi dan banjir di Kota Jayapura dan Sentani pada 3 Agustus 2017 menyebabkan 300 rumah terendam.

Bencana demi bencana sudah dilalui, kapan para pemangku kepentingan termasuk warga sadar untuk mengelola lingkungan dan menindak tegas para pembalak dan perambah hutan.

Advertisement