Sayuran Hasil Petani Binaan Dompet Dhuafa Siap Diekspor

BANDUNG – Produk sayuran baby buncis kenya hasil petani binaan Dompet Dhuafa Jabar dan Kelompok Tani Macakal melalui Program Desa Tani di Kampung Areng, Desa Cibodas, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat siap diekspor ke Singapura.

“Sebanyak 12 petani binaan tersebut kami berdayakan dalam program yang bernama Desa Tani di lahan seluas 1,2 hektar di Kampung Areng, Lembang ini. Program berjalan sejak akhir tahun 2018 lalu,” ujar Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Jabar, Andriansyah yang juga menuturkan, setiap hari petani dapat memanen buncis sebanyak 100 kg per hari.

Desa Tani merupakan salah satu program pemberdayaan ekonomi Dompet Dhuafa Jabar untuk mengatasi masalah kesejahteraan para petani yang berada di Desa Cibodas.

Dalam pelaksanaan pemberdayaan petani tersebut, Dompet Dhuafa Jabar bermitra dengan Kelompok Tani Macakal. Kelompok Tani Macakal pula lah yang membantu proses ekspor ke Singapura.

“Adanya kolaborasi dengan mitra lokal diharapkan bisa semakin memudahkan dan melejitkan tujuan program,” terang Andriansyah.

Setelah melakukan studi kelayakan wilayah dan penerima manfaat yang dilakukan sejak bulan Oktober 2018, Desa Cibodas terpilih sebagai lokasi program Desa Tani. Desa Cibodas dipilih karena secara potensi wilayah merupakan sentra budidaya hortikultura.

“Itulah mengapa Dompet Dhuafa memunculkan semangat bahwa kita ingin masyarakat dan petani yang ada di Desa Cibodas bisa berdaya di tanah sendiri,” ungkap Andriansyah, dilansir laman dompetdhuafa.org.

Advertisement