Prihatin dengan Balas Serang Hamas-Israel, PBB Minta Keduanya Tahan Diri

Sekjend PBB Antonio Guteres. Foto: Anadolu Agency

JENEWA – Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan prihatin dengan perkembangan terbaru di Jalur Gaza, dimana Israel dan Hamas saling berbalas serangan pada Senin (25/3/2019).

Guterres mengatakan serangan roket dari Gaza yang merusak rumah Israel merupakan pelanggaran serius dan tidak bisa diterima dan mendesak semua pihak agar sepenuhnya menahan diri.

“Peningkatan ketegangan lebih jauh besar kemungkinannya akan memperburuk situasi .”

Militer Israel mengatakan serangan roket itu menghantam sebuah rumah di Israel tengah Senin pagi, di sebuah kota kecil di utara Tel Aviv.

Serangan roket itu adalah yang kedua diluncurkan ke Israel tengah dalam beberapa pekan terakhir, dan mendorong Netanyahu untuk mempersingkat perjalanannya ke Washington.

Pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh, dalam sebuah pernyataan, Senin (25/3/2019), mengatakan kelompoknya akan membalas jika Israel membalas keras serangan roket itu. Ia mengatakan faksi militan Hamas “akan melawan musuh jika melampau batas”.

Namun diberitakan sebelumnya Hamas telah mengklaim mencapai kesepatakat gencatan senjata dengan Israel yang ditengahi Mesir.

Advertisement