LIBYA – Bentrokan parah terjadi antara pasukan yang berbasis di Libya Timur dan pasukan pemerintah di pinggiran ibukota Libya, Tripoli pada Minggu (7/4/2019).
Koresponden Anadolu Agency, mengatakan tembakan terdengar di Tripoli selatan dan tengah antara pasukan yang dipimpin oleh komandan Khalifa Haftar, yang menurut laporan berusaha merebut kendali ibukota dan pasukan yang setia kepada Pemerintah yang didukung PBB tentang Kesepakatan Nasional (GNA).
Setidaknya 21 orang tewas dan 27 lainnya terluka dalam bentrokan bersenjata di ibukota Libya, menurut data Kementerian Kesehatan di bawah GNA.
Juru bicara Kementerian Kesehatan Amin Al-Hashemi mengatakan bahwa warga sipil termasuk di antara korban.
Media lokal melaporkan bentrokan juga di sekitar Bandara Internasional Tripoli lama, yang telah direbut oleh pasukan Haftar.
Pada hari Kamis, Haftar meluncurkan kampanye militer untuk merebut kembali Tripoli dari pasukan GNA.
Libya tetap dilanda gejolak sejak 2011, ketika pemberontakan yang didukung NATO menyebabkan penggulingan dan kematian Presiden Muammar Gaddafi setelah empat dekade berkuasa.
Sejak itu, perpecahan politik negara itu telah menghasilkan dua kursi saingan kekuasaan: satu di kota timur Al-Bayda, di mana Haftar terhubung, dan satu lagi di Tripoli.





