BOGOR – Jaringan Sekolah Indonesia Dompet Dhuafa Pendidikan menobatkan 26 pegiat literasi dari Indonesia sebagai Duta Gemari Baca Batch 5 Dompet Dhuafa Pendidikan di Perpustakaan Cinta Baca, Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (7/4/2019).
Kegiatan tersebut didorong oleh keresahan tentang rendahnya tingkat literasi Indonesia. Karena di Indonesia sendiri masih berada di peringkat kedua dari bawah, sebagai negara dengan tingkat literasi yang rendah.
“Tingkat literasi Indonesia berada pada peringkat 60 dari 61 negara (Most Literate Nation in the World, 2016) dan minat baca hanya 0,1% atau dengan kata lain dari 1.000 orang hanya 1 yang membaca,” ujar Mulyadi Saputra, Manajer Jaringan Sekolah Indonesia, dalam sambutannya untuk Inkubasi Duta Gemari Baca.
Dengan mengusung tema “Literaksi: Bukan Sekadar Narasi” diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata untuk menggencarkan lagi minat terhadap budaya literasi.
Selama masa inkubasi, para peserta Duta Gemari Baca Batch 5 telah mengikuti kegiatan-kegiatan seperti gathering, training dan workshop terkait literasi, sharing literacy kepada anak-anak dan masyarakat sekitar, serta ditutup dengan studium generale yang menguatkan motivasi dalam bergerak di bidang literasi. Para peserta diharapkan merumuskan rencana program tindak lanjut yang akan diimplementasikan di daerahnya masing-masing.
“Sebagai Duta Gemari Baca, jangan memandang dirinya hanya sebagai pemberi informasi dengan membawa informasi itu ke masyarakat. Tetapi juga dirinya sendiri adalah informasi itu sendiri. Profil dari Duta Gemari Baca merupakan informasi,” ujar Bambang Suherman, selaku Direktur Program Dompet Dhuafa dalam apresiasinya kepada anak-anak muda yang bersedia memberikan kontribusi dengan menjadi Duta Gemari Baca Batch 5, sebagaimana dilaporkan Fajar.





