DENPASAR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Bali mendistribusikan tambahan 12.000 masker untuk mengantisipasi dampak erupsi Gunung Agung, Kabupaten Karangasem, Bali.
Kepala Pelaksana BPBD Bali I Made Rentin mengatakan pihaknya pada Minggu (21/4/2019) siang telah mendapat tambahan masker dari Dinas Kesehatan Provinsi Bali sebanyak 50 ribu lembar.
“Untuk proses pendistribusian masker, kami berkoordinasi dengan petugas lapangan, baik itu Tim Reaksi Cepat maupun relawan. Tim sedang bergerak membawa 12 ribu masker, karena kami juga tidak berani kosong di Posko Induk BPBD Bali,” ucapnya.
Rentin menambahkan saat erupsi pertama di Minggu (21/4/2019) dini hari, terjadi hujan abu vulkanik yang sebarannya relatif luas sampai ke Badung dan Denpasar bahkan paparan abu tipisnya masuk di areal Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.
BPBD juga telah membagikan masker lebih dari 10 ribu, tersebar di Kabupaten Karangasem, Klungkung, Bangli, Gianyar.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kesiapsiagaan. Lengkapi diri minimal dengan masker saat beraktivitas, jika tiba-tiba erupsi terjadi kita sudah siap,” ujarnya, dilansir Antara.
Rentin pun mengharapkan masyarakat untuk senantiasa mengikuti arahan petugas dan jangan terpengaruh hoaks, serta mempercayai informasi resmi yang dikeluarkan oleh lembaga resmi (pemerintah).





