12.000 Warga Bengkulu Mengungsi, Bantuan Logistik Terhambat Akses Jalan Tertutup Longsor

Ilustrasi Penampakan banjir di Provinsi Bengkulu/ Antara

BENGKULU – Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan  sebanyak 12 ribu orang di Provinsi Bengkulu mengungsi akibat banjir dan longsor.

“Untuk membantu operasional penanganan darurat, Kepala BNPB Doni Monardo telah menyerahkan bantuan dana siap pakai sebesar Rp 2,25 miliar kepada Gubernur Bengkulu,” katanya.

Sementara itu, Kepala BNPB Doni Monardo menyatakan pendistribusian logistik terhambat karena akses jalan banyak yang terputus karena banjir dan longsor.

“Titik lokasi bencana banjir dan longsor sangat banyak sedangkan jarak antar titik banjir dan longsor berjauhan, sehingga menyulitkan untuk mencapai semua lokasi. Terbatasnya dana/anggaran yang memadai sehingga menyulitkan operasional penanganan bencana,” dikutip Republika.co.id.

Ada pun kebutuhan mendesak saat ini adalah tenda pengungsian, perahu karet, selimut, makanan siap saji, air bersih, family kid, peralatan bayi, lampu emergency, peralatan rumah tangga untuk membersihkan lumpur dan lingkungan, sanitasi, dan jembatan baley. Hingga kini, Doni menyebut BPBD masih melakukan pendataan dampak bencana dan penanganan bencana.

“Masyarakat dihimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi hujan berintensitas tinggi masih dapat berpotensi terjadi di wilayah Indonesia,” ujarnya.

Advertisement