JAKARTA (KBK) – Masifnya perkembangan dunia digital mendorong Dompet Dhuafa menyalurkan zakat fitrah melalui Duithape. Menurut Direktur Resources and Mobilization Dompet Dhuafa Yuli Pujihardi menyalurkan zakat fitrah melalui digital sangat efisien, hemat waktu dan akurat.
Dahulu para amil menutup perolehan zakat fitrah tepat pukul 12 malam karena harus mendirstribusikan di waktu dini hari. Berkat Duithape sebaran zakat fitrah Dompet Dhuafa lebih fleksibel. Perolehan zakat baru ditutup pukul 5 subuh karena cara penyebarannya yang kini mudah dan cepat.
“Kalau dulu kami sebar secara manual, kelemahannya tentu harus membawa uang banyak dan memberikan kepada setiap mustahik begitu saja. Sekarang berkat Duithape kami bisa memiliki data base mustahik mulai dari nama, alamat hingga pekerjaan,” ungkap Yuli Pujihardi di Jakarta (26/6).
Sehingga Dompet Dhuafa memiliki data pertanggungjawaban yang jelas terhadap siapa-siapa saja penerima manfaat zakat fitrah. Ke depan kata Yuli para penerima manfata tersebut bisa diberikan program lanjutan seperti sedekah pohon atau tebar hewan kurban.





