BANDUNG (KBK) – Dalam usia Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Jati (dulu IAIN) Ke-48, Rektor kampus tersebut, Prof. H. Mahmud, M.Si, bertekad akan membuka kerjasama seluas-luasnya dengan walikota dan bupati se Jawa Barat untuk melahirkan sarjana yang hapal quran, ahli tafsir dan hadist.
Tekad itu disampaikan rektor ketika membuka Kuliah Umum (Studium General) yang disampaikan Wartawan Senior Parni Hadi di Civitas Akademika UIN Sunan Gunung Jati Bandung, Selasa (23/2/2016).
Menurut Rektor, peluang kerjasama tersebut dalam bentuk; UIN menyediakan lahan untuk asrama mahasiswa yang berasal dari berbagai kabupaten dan kota serta dosen pembimbingnya. Sementara pemerintah kota dan kabupaten membantu membangunkan pondok mahasiswa per masing-masing kabupaten dan kota serta biaya operasional untuk pelaksanaa kajian tafsir, al quran dan hadist itu.
”Jadi tamat dari kuliah di UIN Sunan Gunung Jati, mahasiswa dari daerah itu, selain mendapat gelar sarjana mereka juga memiliki kemampuan hapalan quran, tafsir dan hadist sesuai dengan kosentrasi yang diinginkan Bupati dan Walikota untuk mahasiswa dari daerah mereka,” ungkap Rektor.
Untuk upaya ini rektor sudah berusaha melakukan lobi-lobi ke beberapa kabupaten dan kota, beberapa diantaranya sudah menyatakan tertarik dengan rencana kerjasama itu.




