Belasan Orang Masih Tertimbun dalam Bongkahan Bukit Sadranan

WONASARI – Jumlah korban yang masih terperangkap dan  tertindih ambrolnya bukit di bibir pantai Sadranan, Sidoharjo, Tepus, Gunung Kidul, Jogajakarta, Rabu (17/6/2015) diperkirakan lebih dari 12 orang wisatawan. Saksi mata melihat belasan orang yang berteduh di
bawah bukit yang menyerupai goa-goa dan lorong, sebelum kejadian.

“Bahkan ada pasangan muda-mudi yang sedianya akan pulang tetapi sampai di lokasi parkiran mereka kembali lagi dengan maksud ingin berfoto di bawah bukit. Keduanya dipastikan ikut jadi korban bukit ambrol tersebut,” kata Ny Sumiyem warga Tepus yang saat kejadian berada di sekitar lokasi.

Sementara Wastono (33) seorang penjual kacamata dan asesoris Pantai Sadranan menyatakan saat kejadian dia berada sekitar 15 meter dari lokasi bukit. “ Tidak ada gelombang besar tetapi mendadak bukit tersebut ambrol. Kemungkinan ambrolnya bukit yang terbelah dua itu akibat tergerus ombak dan gelombang laut selama bertahun-tahun. Saya hanya mendengar suara seperti ledakan dan beberapa kali terdengar jeritan dan setelah itu warga berdatangan ke lokasi untuk menolong. Tetapi mereka tidak bisa berbuat banyak lantaran potongan bukit yang ambrol tersebut cukup besar panjang 25 meter dengan ketinggian sekitar 9 meter,” ucapnya seperti dikutip KBK dari Kedaulatan Rakyat.

Seperti diberitakan sebelumnya, tiga wisatawan ditemukan tewas akibat tertimbun tebing kapur yang longsor. Sementara dua orang berhasil diselamatkan dengan kondisi luka-luka. Peristiwa ini terjadi pada Rabu sore sekira pukul 15.00 WIB.

Parno, salah seorang warga sekitar yang berada di sekitar lokasi mengatakan tebing tersebut runtuh secara tiba-tiba. “Ada yang terjebak, tapi tidak tahu berapa,” ujarnya kepada Tim SAR yang dimuat dalam situs BASARNAS. Parno mengaku sempat menolong korban yang berlarian.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here