Dompet Dhuafa Dirikan Universitas

Ketua Dewan Pembina Yayasan Dompet Dhuafa Republika Parni Hadi menyaksikan penandatanganan Komitmen Pendirian DD University/KBK

JAKARTA (KBK)—Dompet Dhuafa akan mendirikan universitas untuk mengembangkan dan mengoptimalkan program pendidikan yang selama ini dijalani. Lembaga pendidikan tinggi itu dinamakan Dompet Dhuafa University (DDU).

Presiden Direktur Dompet Dhuafa Filantropi Ahmad Juwaini menjelaskan, DDU adalah corporate university yang masih berada dalam lingkup Yayasan Dompet Dhuafa Republika. “Universitas ini didirikan untuk mengembangkan human capital Dompet Dhuafa group dan masyarakat luas dalam berbagai bidang kompetensi. Baik dalam bidang bisnis, professional, pemerintahan dan kegiatan kemasyarakatan lainnya,” jelas Ahmad dalam acara Soft Launching DD University di Philanthropy Building, Jakarta, Jumat (26/2/2016).

Ahmad menambahkan, DD University merupakan amanat rencana strategis Dompet Dhuafa 2013-2018 untuk mengokohkan perannya dalam pelayanan, pembelaan, dan pemberdayaan. “Implementasi dari misi tersebut adalah turut aktif akan hadirnya perguruan tinggi dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa dan meningkatkan kecerdasan rakyat Indonesia,” tambahnya.

Ahmad menambahkan, saat ini Dompet Dhuafa sebenarnya sudah menjalankan berbagai program pendidikan tinggi. Hanya saja program tersebut tersebar di berbagai organ program seperti Sekolah Guru Indonesia, IMZ, Kampus Bisnis Umar Usman, Institut Kemandirian, Sekolah Bisnis Ternak Indonesia (SBTI) dan Social Entrepreneur Academy (SEA).

Ahmad menargetkan, lembaga pendidikan tinggi ini bisa mendapat izin resmi sebagai universitas dan beroperasi secara penuh pada 2019 nanti.

 School of Live

Di tempat yang sama, Ketua Dewan Pembina Yayasan Dompet Dhuafa Republika, Parni Hadi mengharapkan universitas ini mampu melahirkan cendikiawan yang berkarakter. “Saya ingin DDU melahirkan orang-orang yang pinter dan berkarakter, bukan sekedar pencetak ijazah,” tegasnya sesaat sebelum menandatangani Komitmen Pendirian Universitas.

Parni yang didaulat menjadi rektor juga menegaskan, DD University menjadi “School of Live”, artinya kampus ini akan mendidik dan menggembleng peserta didiknya menjadi suber daya manusia unggul. Universitas ini harus mampu menghasilkan alumni yang tidak hanya mempunyai kemampuan technical yang mumpuni tetapi juga punya dengan semangat kemandirian, pemberdayaan dan kerelawanan.

“Perbedaan kampus ini dengan kampus lainnya adalah kita berangkat dari best practice, pengalaman-pengalaman ril yang sudah teruji, karena kita memiliki laboratorium hidup,” tukasnya.

Sedikitnya ada empat fakultas yang akan dikembangkan DDU, yaitu Fakultas Bisnis & Manajemen, Fakultas Pendidikan, Fakultas Pertanian & Community Development, dan Fakultas Komunikasi. Rencananya, kampus utama akan dibangun di kawasan Zona Madina Parung, Bogor, berdekatan dengan Rumah Sehat Terpadu Dompet Dhuafa.

 

 

 

Advertisement