JAKARTA – Masyarakat terutama anak-anak diminta waspada terhadap kasus COVID-19 subvarian XBB. 1.16 atau Arcturus.
Epidemiolog dr Dicky Budiman, M.Sc.PH. mengatakan anak-anak rentan terhadap infeksi varian Arcturus yang terdapat di India dan negara berkembang lainnya.
Dicky mengatakan, seperti dilansir Antara, meskipun banyak kasus yang diakibatkan oleh COVID-19 subvarian Arcturus, bukan berarti virus tersebut hanya menyerang anak-anak. Siapapun bisa terpapar.
Selain itu, lansia dan ibu hamil juga rentan terinfeksi COVID-19 subvarian Arcturus terutama kepada mereka yang belum divaksinasi sehingga kekebalan imunnya masih rendah. Pada anak-anak umumnya terdapat gejala gangguan pada mata seperti kemerahan dan terdapat kotoran lebih banyak dari biasanya.
Namun belum ada penelitian lebih lanjut apakah hal tersebut diakibatkan oleh COVID-19 subvarian Arcturus atau hal lainnya. Sedangkan gejala lainnya masih sama seperti batuk, demam, dan flu.





