WASHINGTON – Presiden AS Donald Trump akan memperpanjang sanksi yang diberikan kepada Iran berdasarkan kesepakatan nuklir 2015 dengan Amerika Serikat dan kekuatan dunia lainnya.
Sehingga kesepakatan tersebut berlaku untuk saat ini, menurut seseorang yang mengetahui sebuah keputusan.
Namun, Trump, yang telah bersumpah untuk membatalkan perjanjian tersebut, diharapkan dapat memberikan Kongres AS dan sekutu Eropa  tenggat waktu untuk memperbaikinya. Tanpa perbaikan, Trump akan memperbarui ancamannya untuk menarik diri dari kesepakatan tersebut.
Reuters melansir, Trump menghadapi tenggat waktu pada  Jumat untuk memutuskan apakah akan membebaskan sanksi tersebut. Keputusan untuk menahan pembebasan akan secara efektif mengakhiri kesepakatan yang membatasi program nuklir Iran.
Gedung Putih diperkirakan akan mengumumkan keputusannya pada hari Jumat (12/1/2018).





