Akses Kabupaten Bandung ke Kota Lumpuh Total Akibat Banjir

Ilustrasi Banjir di Baleendah Bandung/ Antara

BANDUNG – Akses utama lalu lintas dari Kabupaten Bandung menuju Kota Bandung di wilayah Dayeuhkolot, lumpuh total akibat banjir, pada Rabu (8/3/2017).

Akibat banjir yang semakin meluas di Bandung Selatan, aktivitas warga kembali terganggu. Banjir terjadi setelah wilayah tersebut diguyur hujan sejak Selasa (7/3/2017) sore hingga Rabu (8/3/2017) dini hari, dan mengakibatkan debit air di Sungai Citarum kembali meningkat.

Tak hanya debit air di Sungai Citarum yang meningkat, demikian pula dengan debit air di anak-anak Sungai Citarum.

“Permasalahan banjir ini terus berulang setiap tahunnya. Sekarang pemerintah mau membangun kolam retensi untuk mengendalikan banjir. Tetapi belum ada realisasinya. Kami pun harus tetap berhadapan dengan banjir,” ungkap seorang warga di Dayeuhkolot, Epul Saefuloh (47), dikutip dari PR.

Dijelaskan Epul, selama 10 hari terakhir ini, banjir kali ini memang yang terparah. Ketinggian permukaan banjir di Jalan Dayeuhkolot hingga mencapai 70 sentimeter. Akibatnya, akses jalan pun terputus. Jalur alternatif menuju Kota Bandung pun diserbu ribuan pengendara. Akibatnya, kemacetan lalulintas pun tidak bisa dihindari.

Ketinggian permukaan banjir di dalam permukiman warga mencapai 2 meter lebih sehingga warga banyak yang mengungsi ke tempat yang lebih aman atau ke posko pengungsian yang telah disediakan pemerintah.

 

Advertisement