Aksi Protes Kudeta, Puluhan Rumah Sakit di Myanmar Berhenti Beroperasi

Ilustrasi militer Myanmar/ Foto: Anadolu

MYANMAR – Gerakan Pembangkangan Sipil Myanmar mengatakan staf di 70 rumah sakit dan departemen medis di 30 kota di seluruh Myanmar memutuskan berhenti bekerja.

Protes tersebut dilakukan akibat tindakan militer yang melakukan kudeta di negara itu

Pernyataan yang diunggah di Facebook, sebagaimana dilaporkan Reuters,  mengatakan tentara yang melakukan kudeta, telah menempatkan kepentingannya sendiri di atas rakyat Myanmar yang rentan dalam menghadapi kesulitan selama pandemi.

“Kami menolak untuk mematuhi perintah apa pun dari rezim militer tidak sah yang menunjukkan bahwa mereka tidak menghormati pasien kami,” katanya, Rabu, 3 Februari 2021.

Advertisement