Aksi Pungli di Jalanan Tak ada Matinya

Petugas DIshub Bekasi sedang memeriksa satu dari lima pelaku pemerasan sebesar Rp7,3 juta )jatuh tempoakhir tahun( (kompas.con)

JAKARTA – (KBKNEWS) – 31/7 – AKSI pugli dan premanisme di jalan-jalan raya di negeri ini, baik yang dilakukan oleh para preman jalanan atau (oknum) petugas berseragam tidak ada matinya, sehingga menciptakan ekonomi biaya tinggi dan rasa tidak aman bagi pengendara.

Video sejumlah petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi, Jawa Barat (Jabar), yang diduga melakukan pungli sopir truk yang diunggah detik.com (31/7) beredar di medsos.

Diduga petugas Dishub Kota Bekasi viral itu pungli uang sopir truk sebesar Rp 1,7 juta.
Dalam video yang dilihat, Sabtu (1/8/2026), perekam video tampak menghampiri sejumlah petugas Dishub Kota Bekasi yang tengah bersantai di ruangan. Perekam video membawa sopir yang diduga menjadi korban pungli para aoknum petugas itu.

Kemudian perekam video menanyakan kepada sopir truk petugas mana yang membawa dan memerasnya. Kemudian sopir truk menunjuk salah satu petugas yang berada di lokasi.

Terlihat dalam video tersebut sejumlah uang tunai yang diduga hasil pungli terhadap sopir truk. Uang tersebut kemudian dikembalikan kepada sopir truk.

Melalui media sosial Instagram-nya, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), kecewa dengan perilaku petugas Dishub Kota Bekasi itu. KDM mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemkot Bekasi.

“Saya sangat kecewa dengan perilaku oknum aparat Dishub Kota Bekasi yang melakukan tindakan pungli pemerasan terhadap para sopir, dan tadi malam saya sudah berkoordinasi dengan Wali Kota Bekasi karena mereka merupakan pegawai Pemkot Bekasi,” kata dia.

Dedi Mulyadi mengatakan kepada Wali Kota Bekasi agar petugas tersebut dipecat. Namun, dia belum bisa memastikan status petugas yang melakukan pungli tersebut.

“Apakah dia ASN atau PPPK atau PPPK paruh waktu. Saya sudah menyampaikan kepada Pak Wali Kota Bekasi untuk dilakukan tindakan tegas dengan diberhentikan dari pekerjaannya secara tidak hormat,” imbuhnya.

Aksi-aksi  pungli di jalan raya yag dilakukan oknum petugas Dishub atau polisi terjadi di banyak tempat di negeri ini selain sudah membudaya, pengawasanya juga amat longgar, dan sanksi yang dilakukan tidak membuat para pelakunya jera.

Selain meresahkan, aksi-aksi premanisme di jalanan juga merusak citra dan menunjukkan tingkat peradaban bangsa ini. (Detik.com/ns)

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here