Aktivitas Gunung Merapi Tinggi dalam Sepekan, Terjadi 163 Guguran Lava

YOGYAKARTA – Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebut bahwa aktivitas vulkanik Gunung Merapi cukup tinggi dalam sepekan terakhir.

Berdasarkan pengamatan aktivitas Merapi yang dilakukan pada 6-12 Oktober 2023, BPPTKG mencatat 163 guguran lava, dimana guguran mengarah ke selatan dan barat daya, yang meliputi 18 kali ke hulu Kali Boyong sejauh maksimal 1.600 meter, dan 145 kali ke hulu Kali Bebeng sejauh maksimal 2.000 meter.

Kepala BPPTKG, Agus Budi Santoso mengatakan suara guguran terdengar 31 kali dari Pos Babadan dengan intensitas kecil hingga sedang.

Agus menyebut bahwa kegempaan dalam sepekan terakhir tercatat adanya 24 kali gempa Vulkanik Dangkal (VTB). Selain itu, kali gempa Fase Banyak (MP) tercatat mencapai 2.135 kali, 943 kali gempa Guguran (RF), dan 11 kali gempa Tektonik (TT).

Dari pengamatan tersebut, gempa Fase Banyak (MP) tercatat paling banyak terjadi dalam sepekan terakhir, dan menandakan adanya kenaikan aktivitas magmatik.

“Intensitas kegempaan minggu ini masih tinggi, terutama gempa MP yang mengindikasikan adanya kenaikan aktivitas magmatik di kedalaman kurang dari 1,5 kilometer dari puncak,” jelasnya, dikutip Republika.co.id.

Advertisement